41 Alasan Ayah Yang Kita Tidak Tahu

Kita sering melupakan Ayah padahal dia adalah orang yang ada dibalik keberhasilan kita, ini beberapa alasan ayah yang kita tidak tau :

1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

2. Ayah membiarkanmu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tetapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

4. Ayah selalu tepat janji!, dia akan memegang teguh janjinya untuk membantu seorang teman, meski sebenarnya ajakanmu untuk pergi lebih menyenangkan.

5. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak – anaknya pergi bermain dengan teman – temannya, karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.

6. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kau lahir, ia mulai membuat revisi.

7. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan, bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal – hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskannya.

8. Ayah mungkin tidak tahu jawaban dari segala sesuatu, tapi ia akan membantumu mencarikannya.

9. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman – temanmu dia tampak baik dan menyayangi.

10. Ayah lambat mendapat teman, tapi ia bersahabat seumur hidup.

11. Ayah benar – benar senang membantu seseorang, tapi ia sukar meminta bantuan.

12. Ayah di dapur, membuat masakan seperti penjelajah ilmiah. Diapun punya rumus – rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan – persamaan rumit itu. Dan hasilnya?, hmmm tidak terlalu mengecewakan.

13. Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia belajar dengan cepat.

14. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.

15. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tidak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu.

16. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang mendoakannya.

17. Ayah akan memberikanmu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu di bahunya ketika pawai lewat.

18. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kau sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman, siapa tahu kamu membutuhkannya.

19. Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menunjukkan rasa tidak setujunya.

20. Ayah percaya orang harus tepat waktu, karena itu ia menunggumu lebih awal.

21. Ayah akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kau butuhkan.

22. Ayah menghentikan apa saja yang ia sedang kerjakan, ketika kau ingin bicara.

23. Ayah selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantu menghitung berapa banyak kerutan di dahinya.

24. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya di sekeliling beban itu.

25. Ayah akan berkata, “tanyakan saja pada ibumu!”, ketikan ia ingin berkata, “tidak”.

26. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan merah pdam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa ijin.

27. Dan dia pun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak laki – lakinya kepergok sedang menghisap rokok di kamar mandi.

28. Ayah mengatakan, “tidak apa – apa mengambil sedikit resiko, asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan”.

29. Pujian terbaik bagi seorang Ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu yang baik persis seperti caranya.

30. Ayah lebih bangga pada prestasimu daripada prestasinya sendiri.

31. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meninggalkan rumah, karena kalau sampai dia memelukmu mungkin ia tidak akan pernah melepaskannya lagi.

32. Ayah tidak suka meneteskan air mata, ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia sangat senang sampai – sampai keluar air dari matanya, (ssssstt sekali lagi ini bukan menangis).

33. Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu ketika kau mimpi akan dibunuh monster.

34. Tapi, ternyata ia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar hampir sebulan.

35. Ayah pernah berkata, “kalau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah datang ke pasar apalagi di tukang loak, tapi datanglah dan pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka mintalah pada Yang Menciptakannya”.

36. Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan, “jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak – anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu – cucuku, daripada apa yang telah kuberikan padamu”.

37. Untuk masa depan anak gadisnya Ayah berpesan, “jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah dari anak – anakmu kelak, laki – laki yang bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu”.

38. Ayah bersikeras, bahwa anak – anakmu kelak harus bisa lebih baik daripada kamu dulu.

39. Ayah bisa membuatmu percaya diri, karena dia percaya padamu.

40. Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, dia hanya mencoba melakukan yang terbaik.

41. Dan yang terpenting adalah Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan ia akan membentangkan seribu jalan agar kau mendapat cinta-Nya, karena dia pun mencintaimu karena cinta-Nya.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *