7 Fakta Keunikan di Bulan Februari

6401545_20140203035057
Siapa sih yang gak tau bulan Februari? Bulan kedua di tahun masehi. Bulan yang ditunggu para cewek dan cowok yang berstatus “PACARAN”, mereka menanti cokelat, bunga, atau hadiah lainnya dari pasangan mereka. Tapi bulan Februari pun biasa dibenci para jomblo atau jomblowati, karena mereka merasa iri dengan berjuta-juta pasangan yang ada dapat merayakan Valentine. Februari memang identik dengan Valentine-nya, tapi Valentine kan dirayakan setiap tanggal 14 saja, bukan sebulan penuh di bulan Februari. Bulan Februari juga punya keunikan lain selain Valentine, keunikan sekaligus keistimewaan yang ga dipunyai bulan lain. Jadi, masih benci sama Februari? Yaudah, mari kita simak fakta keunikan Februari berikut ini

1. Merupakan Bulan Baru
Februari itu diambil dari bahasa latin, yaitu Februus, artinya dewa penyucian. Dulu, zaman Romawi kuno, dalam 1 tahun terdapat 10 bulan, karena 61 hari paqda musim dingin tidak dimasukkan ke dalam kalender. Akhirnya ada seorang yang mereformasi kalender, yaitu Numa Pompilus. Dia membutuhkan kelnder yang bias dijadikan patokan kapan harus diadakan upacara dan tidaknya hanya untuk bertani. Akhirnya ditambahkanlah bulan baru, yaitu Ianuarius dan Februarius. Ianuarius berjumlah 29 hari, sedangkanFebruarius berjumlah 28 hari, jadi total dalam 1 tahun adalah 355 hari. Bulan pertama adalah Martinius dan bulan ke 11 adalah Ianuarius, sedangkan Februarius adalah bulan ke 12. Pada tahun 45 SM, Julius Caesar mereformasi kalender lagi, Ianuarius menjadi bulan pertama dan Februarius menjadi bulan kedua. Di bulan Januari biasanya diadakan pemilihan konsul, dan di bulan Februarius, konsul yang terpilih dapat diberkati dalam upacara menyambut musim semi yang artinya menyambut hal yang baru.

2.Jumlah Hari Sedikit
Cuma Februari yang ngasih hari paling sedikit. Di bulan Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober, Desember, kamu bakal ngerasain hari yang panjang, 31 hari. Sedangkan di bulan April, Juni, September, November kamu ngerasain 30 hari. Coba Februari, Cuma 28 atau 29 hari. Untung ya???? Ya jelas untunglah…. Misalnya ya, uang jajan kamu per bulan Rp 300.000,- . Kalo 1 bulan berarti 1 hari Rp 10.000,- kan? Nah kalau 1 bulan 31 hari, berarti sehari kurang dari Rp. 10.000,- kan? Coba Februari, kamu masih punya uang lebih Rp 10.000,- atau Rp. 20.000,- per bulan. Oke, mungkin bagi sebagian orang yang dikasih uang jajan per hari atau per minggu nggak ngaruh, tapi kamu bakal ngerasain saat kamu kerja nanti. Kamu bakal ngerasain, “Pengen cepet-cepet awal bulan” soalnya saat itulah kamu gajian

Mau tau kenapa Februari jumlah harinya sedikit? Dulu, pada zaman Numa Pompilus, Februari berjumlah 28 hari, dan pada zaman Julius Caesar, bulan Februari berjumlah 29 dan 30 hari pada tahun kabisat. Saaat Julius Caesar digantikan oleh Kisar Ahustus, bangsa Romawi menyebut bulan Agustus dengan sexitilis yang berarti keenam. Kemudian mereka mengubah namanya menjadi Agustus untuk menghormati pengganti Julius Caesar. Bulan ini dipilih karena Kisar Ahustus selalu beruntung di bulan sexitilis. Karena ia tidak mau bulannya memiliki jumlah hari yang lebih pendek dari Julius Caesar, maka ia “mencuri” 1 hari pada bulan Februari dan ini menyebabkan Februari berjumlah 28 hari sedangkan Agustus berjumlah 31 hari.

3. Tahun Kabisat
Tau apa yang dimaksud dengan tahun kabisat? Yup, tahun yang bias dibagi 4 dan dalam 1 tahun berjumlah 366 hari, bukan 365 hari. Tahun kabisat ini berpengaruh pada bulan Februari. Biasanya Februari berjumlah 28 hari, namun pada saat tahun kabisat, Februari berjumlah 29 hari. Jadi, kamu bakal ngerasain 28 hari di Februari setiap 4 tahun sekali.

Tahun kabisat berawal dari zaman Kekaisaran Romawi ribuan tahun yang lalu. Pada waktu itu pemimpinnya adalah Julius Caesar. Ia gusar sebab penanggalan yang berlaku malah membuat pusing kepala. Bulan Desember misalnya, kadang musim dingin dan kadang tidak. Kemudian, ia memerintahkan ahli perbintangan kerajaan, Sosigenes untuk membuat penanggalan baru. Dia mengatakan bahwa lama Bumi mengitari matahari adalah 365,25 hari. Namun, supaya mudah digenapkan menjadi 365 hari. Dan kekurangannya digabung menjadi 1 hari dalam setiap 4 tahun sekali. Lalu, tanggal berapakah yang hanya akan muncul tiap 4 tahun sekali? Ditetapkanlah, 1 hari akan ditambahkan pada bulan Februari setiap tahun kabisat. Mengapa harus Februari? Karena bulan Februari memiliki jumlah hari yang paling sedikit, yaitu 29 hari. Bila tahun kabisat tiba, Februari berjumlah 30 hari.

4. Valentine Day
Ini dia hari yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan. Mau tau gimana sejarahnya? Sejarah Valentine ada 4 versi loh, mari kita bahas 1 persatu.

Versi 1
Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dan Februari adalah bulan Gamelion yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.

Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia (ritual penyucian). Sebagai ritual penyucian, para pendeta Lupercus mempersembahkan korban kambing kepada dewa, kemudian setelah meminum anggur, mereka akan berlari-lari di jalanan kota Roma sambil membawa potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai di jalan.

Versi 2
Menurut enslikopedia katolik, nama Valentinus diduga bias merujuk pada tiga martir/ santo/ orang yang suci yang berbeda, yaitu pastur di Roma, uskup Interama (modern Terni), martir di Provinsi Romawi Afrika. 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus.

Versi 3
Pada abad ke 14 di Inggris dan Perancis dipercayai sebagai hari ketika burung mencari pasangan untuk kimpoi. Kepercayaan ini ditulis oleh sastrawan Inggris, Geoffrey Chaucer. Ia menulis di cerita parlement of foules (percakapan burung-burung) Pada zaman itu, bagi para pencinta sudah lazim untuk bertukaran catatan pada hari valentine dan pasangan valentine mereka. Kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai santo Valentinus diciptakan pada zaman ini.
a. Sore hari sebelum Santo Valentinus akan mati sebagai martir (mati syahid), ia telah menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang bertulis “Dari Valentinusmu”
b. Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, Santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka diam-diam.

Versi 4
Valentinus adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ketiga. Saat itu kerajaan dipimpin oleh Kaisar Claudius. Claudius melarang para pria menikah karena banyak prioa yang menolak menjadi pasukan militer sebab keluarga dan kekasihnya. St. Valentinus tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan. Kaisar pun memberinya peringatan, tapi ia tetap tidak menggubrisnya dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin. Sampai suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. St. Valentinus pun ditanngkap, kemudian dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Selama di penjara, St. Valentinus dikunjungi banyak orang, mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia di tahan. Pada tanggal 14 Februari, St. Valentinus pun dipacung kepalanya. Akhirnya setiap tanggal 14 Februari, orang-orang yang merayakan hari valentine berarti mengingat St. Valentinus sebagai pejuang cinta, sementara Kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang mengenyahkan cinta

5. Hak Paten Telepon
6401545_20140203040854
Siapa sih yang nggak tahu Alexander Graham Bell? Dia adalah penemu/ yang menciptakan telepon. Ada yang tau kapan telepon di-hak-patenkan? Di bulan Februari loh, tepatnya tanggal 14 Februari . Karena Alexander Graham Bell, dan hari dipatenkannya telepon, kita semua bias memiliki telepon, sms-an, teleponan, pokonya bisa komunikasi jarak jauh dengan mudah. Dengan adanya telepon, pasangan dapat mencurahkan kasih sayang. Pas banget tuh, momen Valentine.

6. Penyambung Bumi dan Surga
Pada zaman Yunani kuno, Iris adalah penyampai pesan dewa-dewa dan personifikasi pelangi (dalam bahasa Yunani, Iris berarti pelangi). Iris bertugas sebagai penyambung antara bumi dan surge. Itulah sejarah bunga Iris, bunga kelahiran Februari. Sehingga, orang yang lahir di Februari dilambangkan dengan bunga Iris. Kelopak bunga Iris menghadap ke atas melambangkan keyakinan dan kebijaksanaan.

7. Amethyst
Tahu apa itu Amethyst? Amethyst adalah batu kelahiran Februari. Jadi orang yang lahir di Februari dilambangakn dengan batu ini. Kedalaman ungunya mengilhami kalian dengan perasaan kesehatan, itu adalah kekuasaan besar batu itu. Amethyst memberikan kekuatan pemakainya dan melindungi terhadap keracunan dari pemakaian berlebihan. Amethyst adalah batu yang terjangkau, tersedia, dalam berbagai warna, muali dari lavender untuk ungu kemerahan atau mendalam, dan banyak digunakan dalam perhiasanAmethyst dikatakan untuk rileks dan menenangkan pikiran, meredakan sakit kepala dan membuka pikiran untuk spiritualitas. Hal ini juga membawa keberuntungan dalam perang dan mempromosikan kepercayaan dan persahabatan.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *